Nano influencer adalah sebutan yang digunakan untuk menggambarkan individu atau akun media sosial dengan jumlah pengikut yang relatif kecil, tetapi memiliki pengaruh yang kuat dalam komunitas mereka. Istilah "nano" mengacu pada ukuran yang sangat kecil dalam hal jumlah pengikut.


Biasanya, seorang nano influencer memiliki antara 1.000 hingga 10.000 pengikut di platform media sosial seperti Instagram, YouTube, atau TikTok. Mereka sering memiliki keahlian atau minat khusus dalam suatu bidang tertentu, seperti kecantikan, fashion, makanan, atau perjalanan.


Apa yang membedakan nano influencer dari influencer pada umumnya adalah ukuran dan keintiman komunitas mereka. Karena jumlah pengikut yang lebih kecil, mereka cenderung memiliki interaksi yang lebih langsung dengan pengikut mereka. Hal ini memungkinkan mereka untuk membangun hubungan yang lebih erat dan lebih otentik dengan audiens mereka.


Brand dan perusahaan sering kali bekerja sama dengan nano influencer dalam kampanye pemasaran mereka. Meskipun mereka memiliki jangkauan yang lebih terbatas dibandingkan dengan influencer dengan jumlah pengikut yang lebih besar, nano influencer sering kali dianggap lebih dapat dipercaya oleh pengikut mereka. Mereka dianggap sebagai sumber rekomendasi yang lebih autentik dan mampu mempengaruhi keputusan pembelian pengikut mereka.


Sebagai imbalan atas promosi produk atau layanan, nano influencer biasanya menerima kompensasi berupa produk gratis, penghargaan, atau pembayaran berdasarkan hasil kerja sama.